Tenis Meja : Pengertian, Teknik Dasar, Sejarah dan Ukuran

Kenali Lebih Lanjut Seputar Permainan Tenis Meja

Sepertinya, tenis meja sudah tidak asing lagi di telinga masyarakat Indonesia. Ini adalah salah satu olah raga yang sudah banyak dipelajari di berbagai tingkatan sekolah. Mulai dari tingkat sekolah dasar hingga sekolah menengah. Nah, kira-kira apa saja yang perlu anda ketahui mengenai permainan tenis meja? Berikut penjelasan singkatnya.

Pengertian Permainan Tenis Meja

apa itu tenis meja

apa itu tenis meja

Secara sederhana, tenis meja atau yang biasa disebut ping-pong adalah sebuah olah raga yang dimainkan oleh 2 orang yang beralawanan untuk tunggal dan 2 pasangan yang berlawanan untuk ganda. Untuk bisa memainkannya, diperlukan raket yang terbuat dari papan kayu yang dilapisi karet atau biasa disebut dengan bet. Sedangkan lapangannya menggunakan meja yang di tengahnya terdapat net untuk memisahkan area lapangan kedua pemain.

Di Tiongkok, tenis meja biasa disebut dengan sebutan ping-pong. Sedangkan di Indonesia sendiri sudah ada organisasinya, yaitu PTMSI atau Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia.

Sejarah Permainan Tenis Meja

Awal ditemukannya tenis meja sekitar abad 19 di Inggris. Pada awal ditemukan, tenis meja banyak dimainkan oleh kalangan tingkat atas di Inggris setelah jamuan makan malam. Mereka melakukannya hanya sebatas hiburan saja. Bukan sebuah permainan olah raga seperti yang dilakukan jaman sekarang. Hingga pada tahun 1988 tenis meja resmi dipertandingkan dalam Olimpic di Seoul – Korea Selatan.

Kapan permainan tenis meja masuk di Indonesia? Secara umum, tenis meja masuk dan mulai dikenal di Indonesia pada tahun 1930. Pada saat itu, tenis meja hanya dilakukan sebagai bahan rekreasi dibalai-balai pertemua orang Belanda. Orang pribumi hanya diperbolehkan untuk memainkannya bagi mereka yang berada pada kasta atas. Misalnya para pamong yang berada di balai pertemuan tersebut.

Hingga pada tahun 1939, Indonesia resmi mendirikan Persatuan Ping Pong Seluruh Indonesia (PPPSI). Pada kongres yang dilakukan di Surakarta tahun 1958, nama PPPSI resmi berubah menjadi Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia.

Peralatan Permainan Tenis Meja

Ada beberapa peralatan yang harus ada saat anda memainkan tenis meja, antara lain:

  1. Raket

Memang tidak ada ketentuan mengenai bentuk, berat, dan ukuran raket yang harus digunakan. Namun sebisa mungkin bahan raket 80% harus terbuat dari kayu jika dilihat dari ketebalannya. Bagian luar raket harus dilapisi dengan karet dengan bahan licin ataupun bintik.

Pemain boleh saja memilih raket sebelum bermain atau mengganti raket di tengah permainan. Namun tetap saja wajib menunjukkan raket yang dipakai kepada lawan ataupu wasit di lapangan.

  1. Bola

Bola yang digunakan berukuran cukup kecil dengan berat 2,7 gram dan diameter 40 mm. Warna dari bola ini biasanya putih ataupun orange berbahan ringan seperti selulosa. Pada bola yang digunakan untuk tenis meja biasanya ditandai dengan bintang 1 hingga bintang 3. Bintang ini menunjukkan kualitasnya. Dan bintang 3 adalah kualitas terbaik yang biasanya digunakan untuk turnamen-turnamen berkelas dunia.

  1. Meja Lapangan

Untuk meja yang digunakan tenis meja, kadang kala tidak sesuai dengan yang ditentukan. Terlebih lagi jika meja tersebut digunakan di beberapa sekolah sebagai latihan. Panjang, lebar dan tinggi ditentukan oleh penggunanya. Ukuran untuk anak SD tentu berbeda dengan ukuran untuk anak SMA.

Namun secara umum, ukuran meja yang sering dipakai adalah:

  • Panjang: 2,74 meter
  • Lebar: 1,525 meter
  • Tinggi: 76 cm

Biasanya berwarna pudar agak gelap atau hijau dengan lebar garis pinggir meja 2 cm.

  1. Net

Net terdiri dari net itu sendiri, perpanjangannya, dan kedua tiang penyangga yang termasuk juga didalamnya kedua penjepit yang letaknya di meja. Untuk tinggi net minimal berukuran 15,25 cm di atas permukaan meja. Untuk panjang net sendiri harus sepanjang ukuran meja dan diletakkan di atas permukaan meja dengan perpanjangan ujung net harus serapat mungkin dengan tiang penyangganya.

Teknik Bermain Tenis Meja

Ada beberapa teknik bermain tenis meja yang harus diperhatikan, antara lain:

  1. Cara Memegang Bet

Teknik-Dasar-Cara-Memegang-Bet-Tenis-Meja

Meskipun terkesan mudah dan sederhana, ternyata memegang bet membutuhkan teknik tertentu. Berikut beberapa trik memegang bet yang perlu anda ketahui.

Sikap dasar memegang bet:

  • Square Stance

Adalah sebuah posisi dimana tubuh menghadap penuh ke arah meja. Posisi ini diperlukan saat menerima service dari lawan ataupun ingin mengembalikan service tersebut pada lawan.

  • Side Stance

Atau biasa disebut dengan posisi menyamping. Bisa samping kanan maupun samping kiri. Untuk posisi side stance ini harus ada yang lebih dekat antara bahu ke meja atau bahu ke arah net.

  • Open Stance

Merupakan bentuk modifikasi dari posisi side stance yang hanya digunakan untuk backhand block. Jika anda bermain menggunakan tangan kanan, sebaiknya ambil posisi kaki kiri agak terbuka keluar dan agak ke depan.

Cara Service:

  • Shakehands Grip

Cara service shakehands grip adalah salah satu cara service yang banyak digunakan oleh pemain tenis meja kelas dunia. Karena cara service ini memberikan peluang yang cukup baik kepada pemain untuk bisa menaklukkan lawan.

  • Penholder Grip

Bagi pemain yang mempunyai kelebihan pergerakan kaki yang cepat, bisa mencoba menggunakan cara service penholder grip. Cara service ini menggunakan pukulan yang cukup handal yang sering disebut forehand. Namun sayangnya, pukulan mematikan forehand ini cukup sulit dilakukan. Terlebih lagi bagi para pemula.

  1. Jenis Pukulan Tenis Meja

Ada beberapa jenis pukulan tenis meja, antara lain:

  • Push

Adalah dorongan dari bet yang telah terbuka untuk mengembalikan pukulah push atau chop dari lawan.

  • Chop

Sebuah pukulan bola dengan gerakan seperti memotong pohon dengan kapak. Biasanya digunakan untuk mengembalikan bola pada lawan dengan pukulan yang bermacam-macam.

  • Spin

Sebuah serangan lain selai smash. Cara memukul betnya dengan sedikit dimiringkan.

  • Lop

Merupukan pukulan lambung yang cukup keras agar lawan tidak mampu mengembalikan bola. Bisa dikatakan ini adalah sebuah serangan untuk mematikan lawan.

  • Smash

Pukulan sekuat tenaga dan cukup mematikan ke arah lapangan meja lawan agar lawan tidak bisa mengembalikan bola tersebut.

  • Blok

Sebuah pukulan dengan bet tertutup yang bertujuan untuk menghetikan bola. Pukulan ini biasanya digunakan untuk mengembalikan bola-bola drive.

  • Service

Sebuah pukulan pertama ke arah lawan sebagai tanda untuk memulai permainan.

  • Drive

Yaitu pukulan dengan cara menggerakkan bet dari bawah ke atas dengan posisi bet yang tertutup. Drive ini biasanya digunakan sebagai salah satu pukulan serangan.

  1. Cara Menghitung Score

Pemain akan mendapat nilai saat melakukan service dan lawan tidak mampu mengembalikan service tersebut. Dan setiap pemain atau pasangan dikatakan menang ketika telah mencapai angkai 21 terlebih dahulu.

Begitulah pemaparan sederhana mengenai permainan tenis meja. Jika anda masih mempunyai informasi lain, silakan menuliskan pada kolom komentar di bawah ini.

Pengertian Sepak Bola, Teknik, Tujuan, Sejarah & Aturan
Pengertian Sepak Bola, Teknik, Tujuan, Sejarah & Aturan
Table of Contents Apa Itu Sepakbola?Sepak Bola,
Loncat Indah: Pengertian, Sejarah, Peraturan dan Gaya
Loncat Indah: Pengertian, Sejarah, Peraturan dan Gaya
Table of Contents Teknik Dasar Loncat Indah
Lempar Lembing – Pengertian, Sejarah, Teknik, Cara
Lempar Lembing – Pengertian, Sejarah, Teknik, Cara
Table of Contents Lempar Lembing, Olahraga Gabungan
Tolak Peluru: Pengertian, Gaya, Teknik, Peraturan
Tolak Peluru: Pengertian, Gaya, Teknik, Peraturan
Table of Contents Tolak Peluru: Olahraga Yang
Must read×

Top